Selasa, 06 November 2012

Kesedihan :'(

Hasan Al Bashri berkata, “Orang yang mengetahui bahwa maut akan menjemputnya, bahwa kiamat akan datang pada saatnya, dan bahwa ia akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan ALLAH SWT,.Maka ia selalu bersedih.
“Perbuatan baik semakin sedikit dengan wafatnya para pelaku kebaikan. Sementara kemungkaran semakin marak karena pelakunnya juga makin banyak. Orang muslim yang masih tersisa di tengah maraknya kemungkaran pasti akan bersedih.”
“Demi ALLAH, orang yang pernah hidup di abad-abad pertama Islam dan masih hidup bersama kalian sekarang, pagi dan sore, selalu bersedih.”
“Seorang mukmin selalu bersedih: pagi bersedih, sore bersedih, dan menggenggam keyakinan dengan penuh kesedihan baginya, apa yang cukup untuk satu orang sudah terasa cukup; segenggam kurma dan air.”
“Kesedihan berkepanjangan di dunia dapat mendorong seseorang memperbaiki amal salehnya.”
“Wahai anak cucu Adam, bila kamu membaca Al-Quran kemudia mengimaninya (mengamalkannya dalam kehidupan keseharian), niscaya kesedihanmu di dunia akan panjang, rasa takutmu kepada Allah akan semakin meningkat, dan kamu akan banyak menangis.”
-Hilyah al-Awliya’, 2/132-133.